black and white bed linen

aquaculture

Budidaya nila terintegrasi di Jawa Barat untuk akses pasokan yang lebih dekat.

chicken

the aquatic

oreochromis niloticus

Ikan nila adalah salah satu ikan konsumsi paling populer berkat rasanya yang gurih, kandungan gizinya yang tinggi, serta kemudahannya diolah dalam berbagai hidangan. Kombinasi cita rasa dan manfaat kesehatan menjadikannya pilihan cerdas dan praktis untuk konsumsi sehari-hari.

Jejak operasional aquaculture

Lokasi operasional Aquaculture PAI ditata berdasarkan fungsi di setiap tahap rantai pasok, sekaligus mempertimbangkan kedekatan ke pasar. Area hulu dan produksi utama dipusatkan untuk menjaga stabilitas pembenihan dan pembesaran, sementara titik yang lebih dekat ke Bandung Raya difungsikan untuk memperpendek jalur distribusi, mempercepat respons permintaan, dan memastikan ikan sampai ke pasar dalam kondisi optimal.

Subang

Memiliki fungsi sebagai hulu serta produksi: hatchery (Cisampih), nursery (Cerelek), dan kolam pembesaran air deras (Ciherang).

Bandung Raya

Berperan untuk mendekati pasar: kolam biofloc pembesaran (Tanjungsari) serta kolam berokan (Ciwastra) agar jalur distribusi lebih pendek dan responsif serta menjaga kondisi kesegaran ikan.

Jaringan Mitra Petani

Menjadi scaling kapasitas ketika dibutuhkan oleh pasar. Jaringan mitra petani saat ini terkonsentrasi di area Subang.

Fase 1 - penetasan

Tahap indukan menghasilkan telur, setelah menetas akan menghasilkan larva ikan nila.

Siklus
Lokasi
Metode
Galur

18 hari
Cisampih, Subang
Kolam terpal
Nila Kekar

Hasil Produksi:

1,2 - 1,8 juta larva per siklus

Kenapa nila kekar?

Nila Kekar adalah galur nila unggul yang ditujukan untuk budidaya yang lebih efisien dan konsisten: pertumbuhannya relatif cepat, konversi pakan lebih hemat, serta hasil panen cenderung lebih seragam sehingga memudahkan perencanaan tebar-panen dan pemenuhan permintaan pasar. Keunggulan homogenitas panen yang tinggi, kecenderungan tidak mudah beranak selama periode budidaya beberapa bulan, serta toleransi lingkungan tertentu yang membantu stabilitas pemeliharaan.

Fase 2 - pendederan

Tahap membesarkan larva menjadi benih ukuran tebar yang siap dibesarkan.

Siklus
Lokasi
Metode
Ukuran

2 bulan
Cerelek, Subang
Kolam tanah
10 - 20 gram

Hasil Produksi:

12 ton benih per bulan

Fase 3 - pembesaran

Fase membesarkan benih hingga ukuran konsumsi sesuai spesifikasi pasar, lalu disiapkan untuk distribusi.

Siklus
Lokasi



Metode

Ukuran

4 bulan
Ciherang, Subang

Ciwastra, Bandung
Tanjungsari, Soreang
Bioflok
Kolam Running
250 - 500 gram

Hasil Produksi:

40 ton nila per bulan

Tanjungsari, Soreang
Bioflok & Kolam

Running

Ciwastra, Kota Bandung
Bioflok

Ciherang, Subang
Kolam Air Deras

Dalam pembesaran nila, PAI menggunakan tiga metode: biofloc, kolam running, dan kolam air deras.

Biofloc mengandalkan komunitas mikroba untuk membantu menjaga kualitas air dan memanfaatkan nitrogen terlarut, sehingga budidaya bisa lebih intensif dan efisiensi pakan cenderung lebih baik.

Kolam running dan kolam air deras sama-sama memanfaatkan aliran air sungai yang dibelokkan ke kolam agar air tetap segar.

Bedanya, pada kolam running laju aliran lebih pelan sehingga distribusi air sering dibantu pompa, dan karena pergantian air tidak secepat air deras, aerator digunakan untuk menjaga DO tetap stabil (aerasi umumnya meningkatkan performa kolam saat DO berpotensi turun).

Jaringan mitra petani

Penopang kapasitas tambahan untuk memenuhi permintaan di atas kapasitas internal.

PAI membangun jaringan mitra petani sebagai mesin scaling produksi nila yang dapat diaktivasi sesuai kebutuhan pasar. Melalui model kerja sama terstruktur, PAI menyalurkan benih dan pakan sesuai standar budidaya, memberikan pendampingan operasional, lalu melakukan buyback hasil panen mitra untuk menjaga konsistensi kualitas dan ukuran. Skema pembiayaan dibuat sederhana: biaya benih dan pakan diperhitungkan saat panen (settlement melalui pemotongan dari hasil buyback), sehingga mitra dapat fokus pada eksekusi budidaya.

Jumlah
Lokasi
Kolam
Kapasitas

20 mitra petani aktif
Terpusat di Subang
10 - 100 kolam per mitra
1 - 2 ton Nila per kolam

Hasil produksi:
~80 ton nila per bulan

Ikan nila dilengkapi oleh bumbu khas nusantara dengan kebersihan yang terjamin dan bahan berkualitas pilihan, menghadirkan olahan yang siap dimasak menjadi hidangkan bercita rasa tinggi dan aroma yang menggugah selera keluarga anda.

Galeri

Lihat proses budidaya kami dari pembenihan hingga siap dihidangkan di meja makan keluarga anda.

woman wearing yellow long-sleeved dress under white clouds and blue sky during daytime

Ikan nila stoknya selalu ada dan ragam ukuran yang tersedia cocok untuk dijual di jongko-jongko pasar.

Pak Ujang

man in red and white stripe crew neck t-shirt holding fish
man in red and white stripe crew neck t-shirt holding fish

Makan ikan jadi gampang banget, tinggal goreng ikan marinasi bumbu kuning dari Lumcik. Lezatnya pasti!

Asma Asmara

a person holding a baby
a person holding a baby
★★★★★
★★★★★

Kemitraan Aquaculture

PAI membuka kemitraan untuk pasokan komoditas, pengembangan produksi, dan kolaborasi program.