
agriculture
Output panen hortikultura, rimpang, dan minyak atsiri, didukung program riset lapangan dan kemitraan.


kapasitas Agriculture
Kapasitas Agriculture PAI mencakup produksi komoditas utama dan hasil turunannya. Angka berikut merangkum output tahunan berdasarkan komoditas, sebagai acuan perencanaan pasokan dan pengembangan kemitraan.
Rincian komoditas dapat disesuaikan dengan pola kerja sama dan permintaan di tiap wilayah.
400 ton Kentang Granola per tahun
1.500 ton Bawang Merah Tuk Tuk per tahun
20 ton Minyak Nilam per tahun
120 ton Minyak Sereh Wangi per tahun
60 ton Minyak Cengkeh per tahun
520 ton Gula Merah per tahun


Jejak Operasional Agriculture
PAI memulai jejak Agriculture di Jawa Barat karena kawasan ini berada di jalur pegunungan vulkanik yang menghasilkan tanah dengan karakter yang mendukung budidaya intensif, seperti struktur tanah yang porous, daya simpan air tinggi, serta kandungan bahan organik yang baik untuk pertumbuhan tanaman.
Garut dipilih sebagai fokus awal karena memiliki variasi agroekologi yang lengkap, dari dataran tinggi di sekitar Gunung Cikuray yang cocok untuk hortikultura hingga wilayah selatan yang kuat untuk komoditas minyak atsiri, termasuk komoditas akar wangi yang sudah lama dikenal dari Garut. Selain itu, Cisewu menjadi titik penting untuk gula aren karena wilayah ini termasuk salah satu penopang produksi aren di Kabupaten Garut, sehingga mendukung model rantai pasok berbasis wilayah dan kemitraan.



Pengelolaan 70 Hektare Lahan Jagung
Menjadi bagian dari tim operator bersama Fakultas Pertanian UNPAD dalam pengelolaan budidaya jagung hibrida pada lahan konsesi di Arjasari, Kab. Bandung yang memiliki cakupan seluas ±70 hektare.
Dalam kerja sama ini, tim operator bertanggung jawab menjalankan operasional budidaya dari persiapan lahan hingga pengelolaan kegiatan lapangan. Kolaborasi ini menjadi bagian dari pengembangan praktik budidaya yang terukur sekaligus memperkuat portofolio dalam mengelola perkebunan, terutama jagung, dalam skala luas.














Program & Riset
PAI mengembangkan program pertanian berbasis data untuk meningkatkan konsistensi hasil dan kesiapan pasokan. Pendekatan ini mencakup uji lapangan, pendampingan operasional, dan penguatan rantai pasok bersama mitra.
Pengembangan Budidaya
& Uji Lapangan


Pengamatan dan pengujian praktik budidaya untuk meningkatkan produktivitas dan stabilitas hasil.




Standar Operasional
& Pendampingan Mitra
Penerapan SOP lapangan dan pendampingan teknis agar kualitas dan proses kerja lebih seragam.
Sinkronisasi kebutuhan pasar dengan jadwal produksi untuk mendukung pasokan lebih terukur.
Perencanaan Pasokan
& Kesiapan Distribusi
Kolaborasi Agriculture
Program Agriculture PAI didukung kolaborasi akademik dan pendampingan teknis untuk memperkuat praktik budidaya lebih terukur.


Fakultas Pertanian
Universitas Padjadjaran
R&D Akademik


Yayasan Pertanian
Ramah Lingkungan
Pendampingan Pertanian Berkelanjutan
Kemitraan Agriculture
PAI membuka kemitraan untuk pasokan komoditas, pengembangan produksi, dan kolaborasi program.



